Postingan

Korea! I ‘am Coming!

Jika saya mendapat kesempatan keluar negeri, Negara yang sangat ingin saya kunjungi adalah Korea, Jepang, Mesir, Jerman, baru jika masih ada kesempatan lagi, Amerika. Jika masih ada lagi, saya ingin mengenal tetangga kami yang berpenduduk …. Tapi kaya raya. Brunai Darussalam. Negaranya Mang Hasanal Bolkiah. Mengapa pilihan pertama saya dalah korea? Bukan hanya karena janggeum disana, (Hehehehe…) tetapi saya sangat terarik dengan budaya-nya. Orang korea punya identitas sendiri, bahasa, huruf korea, budaya, dan kepribadian yang kuat dari setiap pribadi orang korea adalah salah satu ketertarikan saya, itulah yang saya ketahui bagaimana korea bisa dengan segera melepaskan diri dari krisis ekonomi pada tahun 1998 yang melanda sebagian besar Negara Asia. Bukan hanya kekuatan disiplin pribadi yang tinggi, tapi kekuatan kolektif pada warga korea juga sangat tinggi, kata pak muji, kebersamaan, kerjasama, kekuatan kolektif dari suatu masyarakat, bangsa, bisa dilihat dari model alphabet dan ba...

Bedanya Dosen dan mahasiswa

Dosen boleh telat, mahasiswa nggak! Dosen boleh males, mahasiswa harus rajin! Dosen boleh marah, galak, mahasiswa nggak! Dosen pinter, mahasiswa sok pinter Katanya dosen tugasnya ngajar, mahasiswa belajar Tapi karena dosennya jarang ngajar, mahasiswanya jadi kurang ajar. Mahasiswa kalo dapet tugas, harus dikerjain Dosen kalo ada tugas, minta izin. Kuliah kalo nggak ada dosennya biasa, kalo nggak ada mahasiswanya, kapan-kapan perlu dicoba Dosen ngajar dapet duit, mahasiswa belajar ngabisin duit. Aturan dalam kelas: Tidak boleh menyalakan HP (khusus mahasiswa) Tidak boleh keluar sebelum habis jam pelajaran (kecuali dosen) Bapak ibu dosen yang terhormat, bagaimana kalo kita bikin kesepakatan, terserah mulai kapan, asalkan jangan setelah kami tidak lulus ujian. Kalau kami tidak boleh telat, bapak ibu dosen juga tidak boleh terlambat, tidak usah ada toleransi, karena toleransi berarti bersekutu dalam kebathilan. Atau bagaimana kalau kami terlambat kami tidak boleh ikut pelajaran, dan kalau ...

Perjalanan Ke BMG tretes

Rabu, (21 Mei 2008) kemaren bersama temen-temen, Doni. Ilmiadi, dan Eko, berkunjung ke BMG Tretes, yang "mengurusi" masalah gempa. kita kesana buat ngambil surat persetujuan untuk pelaksanaan PKLI yang insya Allah akan dilaksanakan agustus nanti. sekaligus lihat2 lokasinya, dan sedikit tanya-tanya tentang nanti bagaimana pelaksanaannya. Dalam perjalanan, baru nyampe pasuruan, hihihii.... motor ilmi yang saya tumpangi ngambek, gak mau jalan, alias mogok. terpaksa sms doni dan doni balik lagi "tak pikir deket, aku udah 10 km-an di depan tadi" katanya agak merengut. akhirnya dengen bergotong royong,(tapi nggak nggotong motornya) kita nuntun itu motor dan menemukan bengkel di seberang jalan. setengah jaman kita nunggu disana. dan Alkhamdulillah setelah diganti spulnya karena terbakar bisa jalan lagi. Nggak berapa lama jalan, karena jalannya naek-naek terus, tiba2 "JDUD!" motor ilmi mandek lagi dan berasap, waduh, ilmi kaget! tapi setelah ditunggu atawa didiemi...

Statistika vs Laskar Pelangi

Gambar
Sabtu kemaren kuliah statistka, mata kuliah yang saya paling nggak bisa, nggak tau apa karena saya nggak bisa kemudian saya nggak suka kuliah ini, atau karena saya nggak suka jadi nggak bisa kuliah ini? tapi kayaknya kemungkinan pertama lebih logis. kuliah ini di AMpu bu Kajur sendiri, saya inget ststistik elementer 1 dan 2 juga bu rini yang ngajar, dan saya juga masih inget kalau sya dapet C, HEHEHEHE.... sedangkan waktu statistika 1 kemaren pak Azis yang ngajar, bapak dosen yang menghadiahi saya C juga pada kalkulus 1, 2 sampe kalkulus lanjutan! hihihihhi... dapet C koq bangga???? Tapi jujur, sebenernya orangnya baik koq, cuma mungkin kepinteren saja, karena setlah diselidiki bukan hanya saya yang nggak mudeng2 dalam setiap kuliahnya. sekarang beliau ngajar ALJABAR ABSTRAK II. saya mulai suka disini, karena mungkin saya jga suka kuliahnya. Ah koq malah ngomongin dosen, tar dikutuk lhoh! kemaren waktu kuliah statsistik bu rini, saya baca Laskar Pelangi saja, buku ketiganya, edensor. i...

Kali Ini Sepatu

Gambar
Coba, setelah sebelum seminggu yang lalu saya kehilangan sandal, kali ini giliran sepatu yang saya beli belum sebulan ini (waktu mau masuk kuliah). Parahnya ini sepatu yang ketiga saya yang Ilang di Masjid. Pertanyaannya, siapakah yang patut disalahkan dalam kejadian ini? waktu masih yang pertama dan kedua seh saya masih sadar mungkin emang ketelodaran saya nggak nyimpen sandal/ sepatu di lemari saja, tapi untuk yang ketiga ini, NGGAK!! saya nggak mau disalahkan lagi. Kalo kejadianya kayak gini, saya harus menyalahkan si "Pencurinya!". Ingin aku selidiki, apa motif dari pengambil sandal dan sepatu ini? Mahasisiwa/ Pemulung? dan, kenapa harus sepatu dan sandal saya? Hah, KENAPA!!!!!!????? Ditambah kemaren waktu pulang dari masjid dengan jalan kaki dan "nyeker", ketemu Nia yang juga mau pulang ke kostnya, "kenapa mar? ilang tha? tanyanya, dan dia cerita ternyata kakaknya, bapaknya, waku shalat di masjid itu, juga pernah Hilang! Huh, kalau sampai tau siapa yang s...

pagi ini...

Huph! tadi berang kat jam 7. sampe tangga lantai dua, ketemu temen2 yang mau balik lagi, libur katanya! di tunda besok jam 10. padahal tadi malem saya dapet informasi dari surur kalau pak azis bilang bu Eva bisa masuk hari ini jam 8.10. bukan seperti pada jadwal ajm 6.30. saya dateng duluan maksudnya nyari konfirmasi ke sumber yang lebih dipercaya. aku bilang kata siapa, kata nilna, nilanya kata siapa? tanyaku lagi, kata silvi, silvinya kata siapa? kata,,, kata,,, kata,,, dan semuanya nggak ada yang bener2 bisa dipercaya. anak2 itu begitu, kalo ngasih informasi sekarepe dewek, nggak jelas. padahal saya sering bilang kalau nggak ada informasi dari dosennya, atau dari saya, ya jangan di ikutin dulu sampai ada konfirmasi yang bener dari dosen atau saya. tapi tetep saja! ya jadinya kabur gini. akhirnya saya putuskan ya sudah, hari ini libur saja! masuk besok, terserah gimana nati, bonggane ibu-nya juga gak bisa dihubgi2. bukannya saya sok penting, tapi masalahnya kalo ada apa2 sama dosenny...
Gambar
sabtu kemaren saya kemesjid, jam 2an. maunya sih istirahat sambil 'asyar. sambil tiduran dan baca buku. tapi setelah shalat selesai, ternyata sandal di tempat yang tadi saya menaruhnya nggak ada, saya cari sampe muter2 mesjid tetap nggak ada. sebelll... benci,,, marahhh... kurang ajar!!! soalnya bukan kali ini saja saya kehilangan sandal, sebelumnya 2 sepatu fantopel saya juga hilang, dan kejadiannya sama saat saya istirahat menunggu shalat. saya tidak tau siapa yang ngambil, tapi saya berprasangka buruk pada para pemulung, soalnya logikanya, pantas mereka dilarang masuk kampus karena suka nyantolin dan masukin karung barang2 yang ngletak atau seperti nggletak. kurang ajar saja!!!! tapi ini jadi pelajaran supaya lebih ati2, sudah nggak punya uang, sendalnya malah sering ilang! kena marah kakak saya walaupun sandal dapet beli sendiri juga! sebelumnya juga sandal saya ilang di pondok ainyul yakin, mungkin di ghosab orang. jadi ngasih pelajaran kalo kita jangan suka nghosab, bikin mar...